TIPS MENCEGAH MABUK/MUNTAH KETIKA NAIK KENDARAAN

TIPS MENCEGAH MABUK/MUNTAH KETIKA NAIK KENDARAAN

Hai gimana kabarmu gaes?? Semoga sehat selalu yah. Tidak terasa ternyata kita telah tiba di penghujung tahun dan sebentar lagi akan memasuki tahun yang baru.

Ini postingan pertama saya di bulan ini. Saat termenung memikirkan tema apa yang asyik untuk dibagi tiba-tiba saja saya terpikir untuk membagikan tips dengan teman-teman yang mungkin suka travelling memakai bus seperti saya, yaitu tips mencegah mabuk/muntah saat naik bus.

Ketika berpergian dengan sewa bus pariwisata pernahkan teman-teman meresa pusing, mual bahkan sampai muntah selama perjalanan? Kalau mual dan pusing sih saya pernah tapi kalau muntah Alhamdulillah sampai saat ini aku belum pernah mengalaminya, dan mudah-mudahan jangan pernah mengalaminya deh karena rasanya jelas nyiksa betul.

Selama memakai bus baik angkutan darat, laut ataupun udara (yang masih bisa dihitung jari), beberapa kali aku nemuin penumpang yang mengalami mabuk/muntah selama perjalanan. Saat melihat orang yang mengalami hal seperti itu, jujur saja rasanya sangat tak nyaman karena mereka tampak sangat pucat, lemas dan tak berdaya.

Berbekal pengalaman tersebut, di blog kali ini saya mencoba untuk memberikan beberapa cara yang biasa aku lakukan untuk menghindari mabuk/muntah selama travelling memakai bus.

Berikut beberapa hal yang aku lakukan untuk menahan mabuk/muntah saat naik kendaraan selama menempuh perjalanan jauh:

Selalu siapkan minyak kayu putih di dalam tas

Minyak kayu putih merupakan salah satu benda wajib yang selalu ada di dalam tas saya setiap kali akan travelling memakai bus untuk menempuh perjalanan jauh. Aroma minyak kayu putih mampu menenangkan dan meminimalisir rasa mual dan pusing yang saya rasakan selama travelling. Selain itu  jika ada penumpang lain yang berada di sampingku yang muntah, aku bisa tetap bertahan hanya dengan menghirup aroma minyak kayu putih ini.

Makan sebelum travelling

Setiap kali melakukan travelling jauh, ada baiknya untuk makan terlebih dahulu. Biasanya sebelum berangkat, aku akan makan terlebih dahulu baru kemudian mandi. Travelling  dengan perut kosong akan membuat produksi asam lambung meningkat yang memicu timbulnya rasa mual selama perjalanan.

Jangan duduk di dekat orang mabuk/muntah

 

Percaya atau tidak bila kita duduk berdekatan dengan orang yang mabuk/muntah di dalam satu bus, perlahan-lahan bisa membuat kita tersugesti dan ikutan mabuk juga, terlebih bila orang tersebut muntah maka secara tak langsung bisa membuat kita ikut merasa mual.

Makan permen

Mengunyah permen selama travelling mampu menjauhkan kita dari rasa mual dan pusing. Sebaiknya kunyah permen sebelum rasa mual itu terjadi, karena bila sudah merasa mual maka akan sedikit berat untuk menghilangkannya. Permen mint biasanya lebih ampuh.

Tidur

Tidur selama perjalanan membuat kita rileks sehingga menyingkirkan kita dari rasa mabuk/muntah. Ketika rasa mual mulai menyergap, cara yang aku lakukan untuk meminimalisirnya yaitu menghirup aroma minyak kayu putih dan lalu memejamkan mata. Cara ini terbukti ampuh menghilangkan rasa pusing yang aku alami. Akan tetapi cara ini nampaknya kurang tepat jika diterapkan saat melakukan perjalanan jauh dengan memakai angkutan umum seperti bus dan kereta karena kita akan rawan terkena copet.

Minum obat anti mabuk

Cara ini belum pernah aku lakukan, akan tetapi ada beberapa teman yang melakukannya. Yang berlangsung setelah meminum obat ini adalah ngantuk. Hasil yang didapatkan tergantung dari dosis yang diminum. Semakin tinggi dosisnya, makin mengantuk juga orang yang meminumnya.

 

Demikianlah  beberapa cara yang aku tahu mampu menghindarkan kita dari mabuk/muntah selama melakukan perjalanan jauh baik memakai angkutan darat, angkutan laut ataupun angkutan udara. Mudah-mudahan beberapa cara tersebut bisa membantu mengurangi mabuk dan muntah selama menempuh perjalanan yah..